Satgas Tangani 22 Kasus Politik Uang

Jakarta, PK99
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan Satgas Anti-politik Uang menangani 22 kasus politik uang selama masa tenang Pemilu 2019 dari Minggu (14/4) hingga Selasa (16/4).

“Ya benar. Ada 22 kasus politik uang selama tiga hari masa tenang,” kata Brigjen Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (17/4).

Sementara perkembangan jumlah kasus politik uang yang ditemukan pada Rabu belum diketahuinya. “Belum diterima update dari jajaran,” ujarnya.

Berikut rincian kasus-kasus politik uang tersebut:

1. Wilayah Ciamis, Jawa Barat. Pelaku inisial JMS ditangkap di Dusun Ancol I Desa Sindangkasih, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Minggu (14/4). Barang bukti yakni 150 lembar amplop dengan rincian 90 lembar amplop berisi uang tunai Rp25 ribu dan 60 lembar amplop kosong, uang tunai Rp5 ribu, kartu nama caleg DPR RI nomor urut 3 inisial ABS dan caleg DPRD Kabupaten Ciamis Dapil Ciamis I nomor urut 4 inisial IP.

2. Wilayah Padang Lawas Utara, Sumut. Pelaku yakni Wakil Bupati Pa­dang Lawas Utara inisial Har, ditangkap di Pasar Gunung Tua, Kec Padang Bolak, Kab Padang Lawas Utara, Senin (15/4). Barang bukti 87 amplop berisi Rp200 ribu dan kartu nama caleg DPRD Kabupaten Paluta nomor urut 3 dapil I inisial MS. Selain Har, polisi juga menangkap 13 orang lainnya.

3. Wilayah Asahan, Sumut. Pelaku 13 orang relawan caleg DPRD Asahan nomor urut 6 dapil Asahan I inisial TF. Para pelaku ditangkap pada Senin (15/4). Barang bukti sejumlah uang tunai, daftar nama warga yang diduga akan diberi uang dan kartu nama caleg TF.

4. Solok, Sumbar. Pelaku JE ditang­kap di halaman Kantor KUA Tanjung Harapan Kota Solok pada Senin (15/4). JE merupakan saudara kandung caleg DPRD Kota Solok nomor urut 3 Dapil II Tanjung Harapan inisial RH. Barang bukti yang disita uang Rp1,2 juta dan selembar contoh kerta simulasi surat suara pencoblosan untuk caleg RH.

5. Pangandaran, Jabar. Pelaku tidak disebutkan inisialnya, ditangkap di Pangandaran pada Senin (15/4). Barang buktinya amplop berisi uang Rp100 ribu yang akan dibagikan ke warga.

6. Bandung, Jabar. Pelaku tidak disebutkan inisialnya, ditangkap di Kota Bandung, Senin (15/4). Barang bukti­nya sejumlah uang dan contoh surat suara yang dibagikan di sejumlah kawasan di Kota Bandung.

7. Lombok Timur, NTB. Pelaku adalah caleg DPRD Kabupaten Lombok Timur dapil I, inisial MAA, ditangkap di Dengen Timur, Kecamatan Selong, Lombok Timur pada Senin (15/4). Barang buktinya amplop berisi uang Rp25 ribu dan stiker caleg.

8. Batam, Kepulauan Riau. Pelaku NN dan AS yang merupakan caleg dari partai oposisi, ditangkap di Batam Senin (15/4). Barang buktinya video rekaman kegiatan pembagian uang dan kartu nama caleg.

9. Ponorogo, Jatim. Pelaku inisial A yang merupakan tim­ses salah satu caleg di Pono­rogo. A ditangkap di Ke­camat­an Jenangan, Ponorogo pada Minggu (14/4). Barang bukti­nya uang pecahan Rp50 ribu dan Rp20 ribu sejumlah Rp1. 330. 000.

10. DKI Jakarta. Pelaku adalah Wakil Ketua DPC Jak­tim inisial CL, Ketua MTC Kec Tanjung Priok inisial DL dan caleg DPRD DKI Jakarta Dapil 3 nomor urut 1 inisial MT. Mereka ditangkap di Posko MTC Warakas Jalan Warakas III Gang 8 Nomor 13 Kelurahan Warakas, Tan­jung Priok, Jakut, pada Senin (15/4). Barang bukti yakni 80 amplop berisi uang Rp500 ribu per amplop dan surat badan pemenangan provinsi DKI Jakarta perihal surat mandat saksi TPS tanpa nomor tertang­gal 16 April 2019. (Ant)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *