BKN Jadi Tuan Rumah The 2nd ASEAN Resource Center Workshop

Medan, PK99

Badan Kepegawaian Negara (BKN) menjadi tuan rumah The 2nd ASEAN Resource Center (ARC) Workshop & Launching: ASEAN Pool of Experts on Civil Service (A-EXPECS).

Acara yang diadakan pada 6 hingga 9 Agustus 2019 berlangsung di Hotel Four Points Medan, yang dihadiri delegasi dari Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapore, Thailand, dan Vietnam.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN, Mohammad Ridwan menjelaskan, BKN memegang amanah sebagai focal point Indonesia untuk ASEAN Cooperation on Civil Service Matter (ACCSM), yang merupakan media pertukaran informasi, inovasi dan praktik-praktik terbaik manajemen pelayanan publik di ASEAN serta wadah mempromosikan kerja sama pembangunan kapasitas, serta memperkuat kerja sama kepegawaian di tingkat ASEAN.

Dalam posisinya sebagai focal point Indonesia, BKN memastikan terwujudnya pembangunan ASEAN Resource Center (ARC) on ASEAN Pool of Experts on Civil Service (A-EXPECS) yang telah dirintis sejak tahun 2017.

A-EXPECS tersebut merupakan aplikasi berbasis website yang mengintegrasikan data pakar-pakar di ASEAN yang dapat diakses seluas-luasnya oleh masyarakat ASEAN untuk berbagai pemanfaatan misalnya memenuhi kebutuhan hadirnya narasumber dalam event Human Resource Management (HRM).

“Saat ini fokus utama area kepakaran masih terbatas pada bidang kepegawaian, khususnya Administrasi Publik dan Manajemen SDM namun tidak menutup kemungkinan akan merambah bidang lain,” kata Ridwan, Rabu (7/8/2019).

Ridwan mengatakan, melalui website A-EXPECS yang dapat diakses melalui accsm-indonesia.bkn.go.id tersebut, diperkaya dengan ragam fitur yang memungkinkan experts mempublikasikan citra profil dan portofolio kepakarannya.

Selain itu, dalam website A-EXPECS, para experts juga dapat saling berinteraksi dengan sesama expert dan member dari seluruh negara ASEAN.

Manfaat strategis A-EXPECS, yaitu Implementasi komitmen Indonesia terhadap ACCSM untuk membentuk suatu ASEAN Resource Center yang berfungsi sebagai center of excellence, menghimpun pakar-pakar kepegawaian di ASEAN agar dapat menciptakan pakar-pakar lainnya/experts creating experts.

“Manfaat strategis lainnya, antara lain memastikan peran serta dan kontribusi nyata kaum cendekia ASEAN dalam memajukan ASEAN dan membantu meminimalisir gap pembangunan antar negara di kawasan ASEAN,” ujarnya.

Selain itu, implementasi peran ACCSM sebagai lead untuk berkolaborasi dengan semua badan sektor di ketiga pilar ASEAN, implementasi peran ACCSM dalam mewujudkan integrasi ASEAN, dan membuktikan bahwa spirit ASEAN itu memang nyata, bukan sekedar slogan tanpa bukti.

“Tidak hanya sekedar aplikasi, A-EXPECS adalah harapan, dukungan, dan keniscayaan kita akan integrasi ASEAN. A-EXPECS adalah persembahan Indonesia untuk ACCSM dan persembahan ACCSM untuk ASEAN,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *