Terkait Penyiraman Air Panas Kasatpol PP Kota Medan, Praktisi Hukum : Masalah Ini Hanya Perlu Dimusyawarahkan secara Kekeluargaan

medan, PK99

Peristiwa tersiramnya Kasatpol PP Kota Medan, M Sofyan saat melakukan penggusuran pedagang Warkop Elisabeth mendapat respon dari berbagai kalangan. Salah satunya adalah dari Dedi Suheri, SH. Ia mengatakan bahwa kiranya insiden penyiraman air panas jika berlanjut keranah hukum dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

“Atas hal ini hendaklah permasalahan ini diselesaikan secara musyawarah dan kekeluargaan, dimana jika berlanjut keranah hukum, selain saat ini tidak ada lagi tempat usaha para PKL tersebut, mereka juga terpaksa harus mendekam di jeruji besi, siapa yang menafkahi anak istri mereka? Kadang permasalahan hukum tidak harus dibawa keranah hukum dan lebih indah diselesaikan secara musyawarah dan kekeluargaan,” ujar Dedi Suheri.

Insiden Kasatpol Pol PP tersiram air panas

Alasan ini disampaikan Dedi dengan menjelaskan bahwa insiden penyiraman air panas oleh salah seorang pedagang kepada Satpol PP Medan merupakan suatu perbuatan yang salah di mata hukum. Namun, disisi lain insiden penyiraman air panas dikarenakan kekhilafan akibat keresahan pedagang yang tidak dapat lagi memenuhi kehidupan keluarganya kedepannya.

“Ketidak tahuan dan emosi dari PKL yang ditertibkan saat berjualan untuk memenuhi kehidupan keluarganya pastinya sontak membuat pedagang menjadi emosi dan tidak terkontrol. Begitu juga dengan petugas Satpol PP yang menjalankan tugas harus melaksanakan tugasnya, kiranya permasalahan ini diselesaikan secara musyawarah dan kekeluargaan. Insiden yang terjadi hanyalah sebuah ke khilafan dan kesalah pahaman saja,” jelas Dedi mengakhiri.

Diberitakan sebelumnya, membandelnya para pedagang warkop Elisabeth membuat Satpol PP Medan kembali melakukan penertiban. Namun, saat penertiban Kasatpol PP M Sofyan tersiram air panas. Akibat kejadian tersebut, Kasatpol PP, M Sofyan terpaksa dibawa berobat ke RS Elisabeth.

Ketika dikonfirmasi, Kasatpol PP Kota Medan M Sofyan mengatakan bahwa hari ini pihaknya kembali melakukan penertiban PKL di Jalan Haji Misbah.

“Hal itu kita lakukan karena pedagang masih kembali berjualan setelah sebelumnya telah ditertibkan, makanya hari ini kembali ditertibkan,” kata Sofyan.

Terkait insiden penyiraman yang dialaminya, Sofyan membenarkan hal itu. “Tadi ada insiden penyiraman air panas, air cabai dan lainnya,” katanya mengakhiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *