Warga Australia Gelar Familiarization Trip ke Sumut, Nikmati Pesona dan Panorama Danau Toba

SAMOSIR – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI Perth) berkolaborasi dengan Indonesian Diaspora Network Chapter Western Australia (IDN WA) melaksanakan kegiatan Familiarization Trip (Famtrip) ke Danau Toba, Sabtu (24/8/2019).

Konjen RI Perth, Dewi Gustina Tobing mengatakan kegiatan tersebut dimulai pada tanggal 22-26 Agustus  2019 mendatang. Kata Dewi, trip tersebut digelar dalam rangka menerjemahkan kebijakan Pemerintah RI dalam mendorong obyek-obyek destinasi wisata baru.

Dalam amanatnya saat melepas keberangkatan rombongan Famtrip, Dewi menekankan pentingnya Famtrip ini untuk melihat keindahan Danau Toba dengan pesona sejarah. Termasuk, kaldera dan panoramanya serta keindahan budaya dan adat istiadatnya.

Konjen RI Perth berharap hasil dari Famtrip ini akan dipromosikan secara meluas untuk mendorong wisatawan Australia Barat berkunjung ke Danau Toba.

Untuk mendukung promosi wisata Danau Toba ini, IDN WA bekerjasama dengan KJRI Perth telah melaksanakan kunjungan perdana ke Kawasan Danau Toba pada bulan  Januari 2019.

Kunjungan perdana tersebut dilaksanakan secara swadaya mandiri, atas prakarsa Presiden IDN WA, Haris Kumar, dan Tim yang terdiri dari Bintang Pinem, Bernard Tampubolon, Lily Silap, dan Martin Damanik.

“Kunjungan ini memperoleh sambutan positif dari 4 Kabupaten di Kawasan Danau Toba yaitu Kabupaten Tobasa, Samosir, Karo, dan Simalungun, serta didukung pula oleh partner lokal, Toba Odyssey (diwakili oleh Yanes Sidabutar dan Bona Manurung),” jelasnya.

Prakarsa tersebut kata dia mendapatkan apresiasi dan dukungan penuh dari Konjen RI Perth.

“Kedatangan kami ke Danau Toba bukan hanya untuk menawarkan potensi kolaborasi pada bidang pariwisata saja, namun IDN WA juga datang untuk membuka akses seluasnya kepada kawasan Danau Toba dalam bidang transfer of knowledge and technology, serta pendidikan yang berkualitas tinggi bagi masyarakat Danau Toba
dengan melibatkan berbagai stakeholders”, Timpal Haris Kumar,

Dalam paparannya di hadapan Bupati Samosir pada lawatan persiapan pra-kegiatan pada bulan Januari 2019 lalu. Dewi juga menambahkan, agenda kegiatan Famtrip akan terdiri atas kunjungan ke empat Kabupaten di
Kawasan Danau Toba (KDT), guna mempromosikan potensi Danau Toba baik dari sisi geografis Kaldera Toba dan keindahan panorama-nya, maupun daya tarik kultural dari adat-istiadatnya.

Kunjungan ini dimaksudkan agar potensi pariwisata Kawasan Danau Toba memperoleh eksposur yang luas, serta memberikan dukungan terhadap pengembangan Kawasan Danau Toba.

Kunjungan ini akan dilanjutkan dengan langkah-langkah tindak lanjut berupa pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) yang terdiri dari unsur pemerintah daerah dan merangkul para pelaku industri hospitality di KDT dan pegiat ekonomi kreatif, sebagai wadah koordinasi guna menjembatani para pihak baik di dalam negeri maupun di  mancanegara, khususnya dalam hal ini Western Australia.

“Konsul Jenderal RI Perth dan Presiden IDN WA beserta tim telah menginisiasi dan mengundang para media berpengaruh di Australia, travel agency, dan travel blogger serta para pembentuk opini yang potensial dalam memajukan wisata ke Danau Toba,” tambahnya lagi.

Pertemuan ini disebut Dewi berhasil menggalang antusiasme media, travel agency, dan travel blogger Australia, untuk berkunjung dan melakukan upaya branding serta menjalin kerjasama B-to-B dengan para pelaku industri pariwisata di KDT.

Dalam jangka pendek, Famtrip Media dan Travel Agent Australia ke kawasan KDT ini juga diharapkan dapat menggalang dukungan pemerintah daerah dan dunia usaha dari keempat Kabupaten di KDT untuk berpartisipasi dalam perhelatan Festival Indonesia yang akan digelar oleh Konsulat Jenderal RI bersama masyarakat Indonesia di Perth pada tanggal 25-27 Oktober 2019 mendatang.

Ditambahkannya, Perhelatan ini diperkirakan akan mendatangkan kunjungan lebih dari 25.000 warga negara Australia Barat. Melalui kunjungan Famtrip ini, IDN WA dapat meneruskan undangan KJRI Perth pada pemerintah daerah serta pelaku dan pegiat wisata KDT untuk hadir, mengisi acara, untuk mendapatkan manfaat langsung dari festival ini.

Kunjungan ini tentunya tak lepas pula dari koordinasi yang erat dengan Kementerian Pariwisata, mengingat nuansa promosi wisata yang menjadi tema inti kunjungan, khususnya dalam mempromosikan Danau Toba di pasar turisme Australia, yang diketahui memiliki ketertarikan akan keindahan alam, dan keunikan kebudayaan setempat. Adapun dampak dari upaya ini diharapkan dapat memberikan “multiplier effect” bagi masyarakat KDT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *